Mengenal Sambiloto: Manfaat dan Efek Sampingnya

Reysah Larasati - Rabu, 29 Mar 2023 - 17:00 WIB

Mengenal Sambiloto: Manfaat dan Efek Sampingnya
Mengenal manfaat tanaman sambiloto sebagai obat tradisional beserta efek sampingnya. - Pixabay.com
Advertisements

BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Di negara beriklim tropis seperti Indonesia memang terdapat banyak sekali jenis tanaman obat.

Hal itu menjadi landasan adanya tradisi penggunaan tanaman obat sejak nenek moyang, yang konon bisa menyembuhkan berbagai penyakit dalam dan luar. 

Secara umum, obat tradisional merujuk pada ramuan tumbuhan yang memiliki khasiat obat yang diketahui dari cerita atau pengalaman masyarakat zaman dahulu.

Obat Tradisional yang lebih populer disebut Jamu adalah suatu keharusan penting untuk memenuhi persyaratan pelayanan kesehatan selain obat-obatan kimia. 

Fakta bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya pedesaan. Penggunaan tumbuhan sebagai obat dan perawatan kesehatan bukanlah hal yang baru.

BACA JUGA : Hati-hati! Ini Bahaya Mengonsumsi Buah Kecubung

Hal ini karena obat herbal bersifat turun-temurun nenek moyang kita yang menggunakan obat-obatan herbal dari zaman dahulu pengobatan dan perawatan. 

Tak hanya itu saja, bahan untuk pembuatan jamu pun relatif murah dan mudah diperoleh secara lokal.

Salah satu tanaman obat yang berperan sebagai imunomodulator adalah Sambiloto (Andrographis paniculata Ness). 

Tanaman Sambiloto tingginya 40-90 cm, bercabang banyak dengan arah yang berlawanan, percabangan berbentuk persegi panjang dan tidak berbulu. 

Bentuk daunnya lanset dengan ujung daun dan pangkal daun runcing, tepi daun licin, panjang daun 3 cm sampai 12 cm dan lebar 1 cm sampai 3 cm, panjang batang 5 mm sampai 25 mm; serta daun bagian atas berbentuk daun perisai. 

BACA JUGA : Perhatikan, Ini Cara Mudah Menanam Ketumpang Air Dirumah

Perbungaan tanaman ini tegak dan bercabang, tangkai bunga 3–7 mm, panjang kelopak 3–4 mm. 

Serta bibir bunganya yang berbentuk tabung, panjang 6 mm, bibir atas putih, atas kuning, bibir bawah lebar, ungu. 

Sambiloto memiliki bahan aktif bernama Andrographolide. Bahan aktif yang dapat berperan sebagai imunomodulator.

Secara khusus, imunostimulan yang dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Merujuk pada sejarahnya, Sambiloto berasal dari Asia Selatan dan Cina dikenal sebagai Chuan Xin Lian. 

BACA JUGA : Kenalan Dengan Anggek Bulan, Puspa Pesona Indonesia yang Elok

Tanaman ini dikenal selama berabad-abad sebagai tanaman obat tradisional Cina dan juga terdaftar di Chinese Pharmacopoeia. 

Kemudian dikenal juga sebagai Kalmegh di kalangan orang india. 

Sambiloto dikenal juga dengan nama Bidara, Sandilata, Takila, Ampadu Tanah dan Pepaitan.

Berdasar penelitian yang dilakukan Arief Nugroho. et.al. pada Pengaruh Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Ness.) terhadap Daya Bunuh Bakteri Leptospira sp.

Sambiloto memiliki sifat farmakologi antara lain antiinflamasi, analgesik, antiinflamasi, antibakteri, antimalaria, hepatoprotektor, penawar racun, stimulan. 

BACA JUGA : Simak, Ternyata Ini yang Membuat Harga Buah Ciplukan Selangit

Kandungan tersebut bermanfaat untuk mencegah sel tumor dan mengobati hepatitis, radang paru-paru, TBC paru, diare, gonore dan tifus.

Melansir dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak daun Sambiloto memiliki rasa pahit namun dibalik rasa pahitnya Sambiloto memiliki zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Daun Sambiloto ternyata mengandung saponin, flavonoid, alkaloid dan tanin. 

Selain itu Sambiloto juga mengandung zat seperti Lactones, Paniculin, Calmegin dan Hablur Kuning. 

Perlu diketahui bahwa Sambiloto bukanlah obat utama untuk banyak penyakit. Tapi di beberapa penelitian telah menunjukkan manfaatnya meski harus digunakan bersamaan dengan pengobatan medis.

BACA JUGA : Morfologi" target="_blank" rel="noopener">Bunga Chamomile: Sejarah, Klasifikasi dan Morfologi

Mengonsumsi daun Sambiloto secara rutin dapat membantu meningkatkan stamina. Hal ini karena tanaman ini merupakan imunostimulan yang meningkatkan aktivitas organ yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu daun Sambiloto sering digunakan untuk meredakan peradangan, infeksi saluran pernafasan atas, infeksi HIV dan penyakit liver. 

Manfaat lainnya dari daun Sambiloto adalah untuk mengobati gejala flu. 

Dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Sambiloto,  yang dikombinasikan dengan ekstrak ginseng Siberia dapat menghentikan gejala pilek dan flu setelah dua hari.

Mengonsumsi daun Sambiloto dalam dosis besar (enam gram) setiap hari dapat efektif dalam mengurangi demam.

BACA JUGA : Yuk, Kenali Tanaman Hias Daun dan Bunga

Tak hanya itu, efeknya juga dapat membantu menyembuhkan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh radang amandel.

Efek kesehatan lain dari daun Sambiloto juga berkaitan dengan radang usus. 

Dalam satu penelitian, tim peneliti menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak daun Sambiloto setiap hari selama delapan minggu mengurangi keparahan gejala radang usus.

Ekstrak daun Sambiloto yang dikonsumsi setiap hari, efeknya dapat membantu mengurangi nyeri dan kekakuan pada sendi lutut pada pasien dengan osteoartritis ringan hingga sedang.

Daun Sambiloto juga dapat meredakan gejala kolitis ulserativa dan penyakit Crohn lebih baik daripada plasebo.

BACA JUGA : Perhatikan! Obat Herbal Temulawak Tenyata Punya Efek Samping

Kemudian menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di BMC Neurology, efeknya juga dapat mengurangi kelelahan pada pasien multiple sclerosis.

Namun dalam hal ini, mereka tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat kekambuhan, tingkat peradangan dan status disabilitas. 

Sambiloto memiliki banyak manfaat kesehatan, namun penggunaannya harus tepat untuk menghindari efek samping yang serius. 

Efek samping ringan mungkin termasuk kehilangan nafsu makan, diare, muntah, ruam, sakit kepala, pilek, dan kelelahan. 

Ketika digunakan dalam dosis besar atau tinggi, dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, reaksi alergi yang parah, atau bahkan peningkatan enzim hati.

BACA JUGA : Memiliki Daun Unik, Simak Manfaat Tanaman Miana untuk Kesehatan

Oleh sebab itu, Sambiloto hanya berperan sebagai pengobatan pelengkap atau pendamping pengobatan utama sebagai pengobatan medis.

Dalam hal ini, tumbuhan seperti daun Sambiloto digunakan hanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga sebagai pendukung pengobatan medis untuk mendapatkan penyembuhan yang optimal.

(*)

Advertisements
Ikuti kami di Google News untuk update informasi dan artikel terbaru: Google News Daunlebar.com
Konten dibawah ini adalah iklan platform MIXADVERT. Daunlebar.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Daunlebar.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Bagikan:
Editor: Ajeng Monika Selis
Sumber:

REKOMENDASI