Kenalan Dengan Anggek Bulan, Puspa Pesona Indonesia yang Elok
Muhammad Arria Imami - Senin, 27 Mar 2023 - 17:00 WIB
BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Tanaman hias bunga Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) masuk dalam puspa pesona salah satu bunga nasional Indonesia.
Dalam sejarahnya, Anggrek bulan pertama kali ditemukan oleh Dr. C.L. Blume, seorang ahli botani asal Belanda.
Baca Juga : Mengenal Buah Gayam yang Kaya Manfaat
Anggrek Bulan tersebar luas di wilayah Asia Tenggara mulai dari Malaysia, Indonesia, dan Filipina hingga ke wilayah Australia.
Si cantik Anggrek bulan ini termasuk dalam tanaman anggrek monopodial atau tanaman yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya.
Cara hidup anggrek bulan epifit menempel pada batang atau cabang pohon di hutan-hutan dan tumbuh subur hingga 600 meter di atas permukaan laut.
BACA JUGA : Bunga Pacar Air, Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan
Anggrek Bulan memiliki ciri daun berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Lalu akarnya berwarna putih dengan bentuk bulat memanjang terasa berdaging.
Memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter sekitar 10 cm lebih.
Baca Juga : Fakta Menarik Tanaman Hias Bunga Kamboja
Kemudian bentuk kelopaknya dan varian warna yang tidak dimiliki oleh bunga-bunga lain. Anggrek bulan benar-benar memanjakan mata siapapun yang melihatnya.
Tanaman ini juga populer dengan nama Butterfly Orchid, kelopak anggrek bulan berbentuk seperti sayap kupu-kupu yang melebar dengan paduan corak warna yang cantik.
Bunga Anggrek ini juga masuk ke dalam puspa pesona nusantara karena keelokan dan keindahan bunganya yang sudah tidak diragukan lagi.
BACA JUGA : Mengenal Bunga Safron yang Bermanfaat untuk Kesehatan
Dengan keindahan bunga tersebut, itulah yang membuat para pecinta bunga anggrek merasa wajib untuk memiliki anggrek ini di rumah.
Sebagai informasi, anggrek bulan ini menjadi jenis bunga anggrek yang paling banyak dicari keberadaannya.
Anggrek Bulan dapat ditanam dirumah menggunakan sarana penanaman tertentu.
Pada penanaman anggrek bulan media tanamnya dapat berupa pot dan penopang dengan bibit berumur 1 tahun.
Menjadi sangat penting menggunakan sebuah penopang untuk menanam anggrek bulan agar tidak mudah roboh.
BACA JUGA : Jenis Kultivar Unggul dan Harga Bunga Saffron yang Mencapai 70 Jutaan
Adapun media tanam seperti pot yang bisa digunakan diantaranya pot plastik, kotak kayu ataupun pot tanah liat.
Sedangkan untuk penopangnya bisa menggunakan penopang sederhana misalnya sebuah kawat atau bamboo.
Baca Juga : Yuk, Kenalan Dengan Edelweiss Si Bunga Abadi
Selanjutnya, bibit anggrek bisa menggunakan anggrek botolan yang telah berusia 1 tahun atau yang daunnya sudah memiliki panjang1 cm sudah muncul 2 samapai 3 helai akar.
Terdapat dua cara untuk menam anggrek bulan dengan media pot atau langsung menempelkannya pada pohon.
Dua cara ini bisa menjadi opsi untuk mememiliki tanaman anggrek bulan hasil tanam sendiri.
BACA JUGA : Sering Dianggap Gulma, Ternyata Ketumpang Air Kaya Manfaat
Cara Menanam Anggrek Bulan
1.Menanam di dalam pot
Pilih pot yang sesuai untuk media tanam anggrek bisa berupa pot kecil yang transparan, pot tanah, pot kayu atau pot plastik.
Sebagai informasi, menggunakan pot transparan disarankan untuk memudahkan mengontrol pertumbuhan akarnya.
Media Tanam yang digunakan bisa berupa sabut kelapa, pecahan genteng, batu-bara, arang, kayu atau bisa juga menggunakan potongan pakis.
BACA JUGA : Manfaat Daun Pegagan: Bantu Jaga Kesehatan Kulit hingga Tingkatkan Aliran Darah
Selanjutnya siapkan kawat atau bambu sebagai penompangnya.
Bibit anggrek bisa menggunakan anggrek botolan yang telah berusia 1 tahun atau yang daunnya sudah memiliki panjang1 cm sudah muncul 2 sampai 3 helai akar.
Selain menggunakan bibit botolan, bisa menggunkan bibit anggrek muda, Bibit ini ditanam pada tray (wadah bibit anggrek, banyak di toko pertanian).
Setelah semua media tanam siap, penanaman dapat dilakukan dengan cara memindahkannya secara langsung pada pot.
Ketika memindahkannya harus dilakukan secara berhati-hati, jangan sampai merusak helaian akarnya.
BACA JUGA : Bunga Chamomile: Sejarah, Klasifikasi dan Morfologi
Untuk penanaman bibit dari tray yang sudah berusia 3 bulan, juga bisa dipindahkan ke dalam pot berdiameter 15 cm dengan 3 sampai 5 tanaman Kemudian.
Pada bulan ke 3 dapat dilakukan tahapan repotting atau memindahkan tanaman-tanaman anggrek tadi ke ukuran pot yang lebih besar.
Baca Juga : Yuk, Kenali Tanaman Hias Daun dan Bunga
2. Menanam dengan cara ditempel
Anggrek merupakan jenis tanaman merambat termasuk tanaman epifit yang hidup dengan cara menempelkan diri pada tanaman lain.
Cara ini menjadikannya lebih mudah dara pada dengan menggunakan Media Tanam.
BACA JUGA : Simak, Bunga Chamomile Punya Manfaat Obati Beragam Penyakit
Menanam anggrek dengan ditempel yaitu cukup mengikatkan anggrek tersebut pada pohon dengan menggunakan tali plastik atau tali ijuk atau tali rapia.
Setelah diikatkan pada pohon dengan sendirinya, anggrek akan beradaptasi dengan menjalarkan tiap helai akarnya ke permukaan pohon.
Baca Juga : Empat Tanaman Herbal yang Baik Bagi Kesehatan
Setelah penanaman tamanan anggrek bulan maka kamu juga harus mengetahui cara perawatannya.
Perawatan anggrek bulan tidak terlalu sulit cukup dengan memperhatiakan intensitas cahayanya, dan melakukan tahap penyiraman juga pemupukan.
Bunga Anggrek bulan tidak terlalu membutuhkan asupan air yang berlebihan karena dapat merusak pertumbuhan akar dan membuat medianya menjadi basah dan becek.
BACA JUGA : Sering Dikatakan Berbau Mistis, Daun Kelor Ternyata Punya Banyak Manfaat
Kemudian untuk penyiramannya dapat dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore. Tapi ketika musim kemarau, penyiraman bisa ditingkatkan menjadi 3 kali sehari.
Selanjutnya yaitu pemupukan. Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk NPK ataupun pupuk khusus tanaman anggrek (Namira).
Pemupukan tanaman anggrek dapat dilakukan dengan menggunakan sprayer yang disemprotkan ke arah daunnya lakukan penyemprotan sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore.
Anggrek Bulan tidak membutuhkan terlalu banyak paparan sinar matahari langsung. Hanya sekitar 20% – 30% rata-rata kapasitas cahaya saja yang dibutuhkan.
Simpanlah tanaman bunga anggrek bulan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
BACA JUGA : Perhatikan! Obat Herbal Temulawak Tenyata Punya Efek Samping
Atau bisa juga dengan menempelkannya pada pohon besar yang lumayan rindang agar tanaman anggrek bulan tetap teduh.
Itulah pembahasan tentang anggrek bulan yang berkaitan dengan cara penanaman serta perawatan anggrek berparas indah. Semoga bermanfaat!
(*)