Mengenal Bunga Rosella: Manfaat dan Cara Mengolahnya

Reysah Larasati - Rabu, 12 Apr 2023 - 18:08 WIB

Mengenal Bunga Rosella: Manfaat dan Cara Mengolahnya
Manfaat dan cara mengolah bunga rosella. - Pixabay.com
Advertisements

BANDAR LAMPUNG, DAUNLEBAR.COM – Termasuk spesies bunga asli benua Afrika, bunga rosella dikenal dengan nama latin Hibiscus sabdrariffah. 

Rosella dapat tumbuh dengan baik di iklim tropis dan subtropis. Bunga rosella dalam klasifikasinya termasuk dalam famili Malvaceae. 

Tumbuhan bunga herbal ini memiliki habitat alami mulai dari India hingga Malaysia.

Bunga Rosella merah (Hibiscus sabdariffa Lynn), dikenal dengan nama berbeda di berbagai negara, di India Barat (Jamaic Sorrel), Prancis (Oseille Rouge), dan Spanyol (QuimbomboChino).

Kemudian diAfrika Utara (Carcade) dan Senegal (Bisap), Indonesia (Vinagreira, Zuring, Carcade atau Asam citrun). 

BACA JUGA : Bunga Pukul Empat, Mekar saat Menyambut Malam

Serta dalam Bahasa Melayu, bunga ini dikenal sebagai asam paya, asam kumbang atau asam susur.

Di Indonesia sendiri, nama bunga rosella sudah dikenal sejak tahun 1922, tanaman rosella tumbuh subur terutama pada musim hujan. 

Tanaman rosella banyak digunakan sebagai tanaman hias dan perdu. 

Setelah beberapa tahun dikenal sebagai tanaman pagar dan terbengkalai. Kini tanaman rosella dikenal sebagai tumbuhan herbal dengan banyak khasiat yang bermanfaat bagi manusia.

Jenis bunga ini ditandai dengan warna merah tua dan rasa asam pada kelopaknya. Selain itu, ramuan ini juga terbukti bersifat antiseptik dan astringen.

BACA JUGA : Terarium Kaktus: Alternatif Untuk Tanaman Hias di Meja

Rosella merupakan herba tahunan yang tingginya bisa mencapai 0,5-3 meter. 

Batangnya bulat, tegak, berkayu dan berwarna merah. Serta jenis daunnya yang merupakan daun tunggal, bulat seperti telur, pertulangan menjari dan ujungnya tumpul, tepi bergerigi, serta pangkal berlekuk. 

Panjang daun 6-15 cm dan lebar 5-8 cm. Batangnya bulat berwarna hijau, panjang 4-7 cm. 

Bunga Rosella yang keluar dari ketiak daun tanamannya merupakan bunga tunggal. Bunga ini memiliki kelopak berbulu 8-11 helai, panjang 1 cm, pangkal saling menempel dan berwarna merah.

Mahkota rosella berbentuk corong, terdiri dari 5 helai, panjang 3-5 cm. Benang sari, tempat melekatnya gugus benang sari, pendek dan tebal, panjang dan lebar sekitar 5 mm. Putik berbentuk tabung, kuning.

BACA JUGA : Tanaman Hias Lidah Mertua: Klasifikasi Taksonomi, Morfologi, dan Habitat

Tanaman Herbal yang satu ini memiliki buah dan biji buah yang berbentuk kerucut, berbulu, terbagi menjadi 5 ruang dan berwarna merah. 

Bentuk gigi menyerupai ginjal, berbulu, panjang 5 mm dan lebar 4 mm. Bijinya berwarna putih saat masih muda dan berwarna abu-abu saat sudah tua.

Bunga dan daun rosella biasanya dibuat menjadi teh herbal yang memiliki banyak Manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Bunga Rosella Selain rasanya yang segar, kelopak bunga rosella memiliki efek farmakologis yang cukup lengkap, seperti efek perangsang peristaltik. 

Aktivitas antioksidan rosella telah didukung oleh beberapa penelitian diantaranya Farombie dan Ige (2007). Yang menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kelopak bunga rosella secara oral dengan dosis 200 mg/kg pada tikus putih dapat menurunkan glukosa darah secara signifikan sebesar 57%. 

BACA JUGA : Yuk, Kenali Jenis-Jenis Tanaman Hias Aroid

Ekstrak kelopak bunga Rosella dengan dosis 0,8 ml/kg dapat menurunkan kolesterol darah. 

Ekstrak kelopak bunga Rosella dengan dosis 1-125 mg/kgBB yang diberikan melalui injeksi/injeksi intravena dapat menurunkan tekanan darah/hipertensi. 

Kirdpo et al (1994) dalam Orisakwe (2003) menambahkan bahwa 16-24 g jus Roselli dapat meningkatkan konsentrasi serum darah pada manusia.

Bagian utama yang menjadi tujuan tanaman ini dibudidayakan adalah kelopaknya. Rosella banyak mengandung asam organik, mineral, asam amino, karoten dan vitamin C.

Kandungan vitamin C rosella tiga kali lebih tinggi dari anggur hitam, sembilan kali lebih tinggi dari jeruk, sepuluh kali lebih tinggi dari belimbing dan 2,5 kali lebih tinggi dari buah jambu biji.

BACA JUGA : Mengenal Centella Asiatica: Tumbuhan Liar yang Kerap Dijadikan Bahan Baku Skincare

Umumnya untuk menikmati dan mendapatkan Manfaat dari bunga rosella caranya adalah menjadikannya sebagai olahan teh.  

Beberapa penelitian telah membuktikan Manfaat teh rosela bagi kesehatan. Namun saat ini, efek samping dan dosis aman teh rosella memerlukan penelitian lebih lanjut. 

Untuk alasan keamanan, sebaiknya konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan teh rosella sebagai pengobatan herbal.

Dilansir dari laman kesehatan aldokter.com teh rosella merupakan teh herbal bebas kafein. 

Teh ini dibuat dari buah rosella yang dikeringkan, kelopaknya. Berikut langkah-langkah mengolah teh Rosella :

BACA JUGA : Kenalan Dengan Tumbuh Kantung Semar Yang Bisa Menangkap Serangga

1. Kumpulkan terlebih dahulu bunga rosella dan cuci. Keringkan manual atau di oven dengan suhu 70 derajat selama 3 hari.

2. Kupas kelopaknya dan simpan dalam wadah kedap udara.

3. Untuk membuat teh, cukup siapkan 2 gram kelopak bunga kering dan hancurkan menjadi potongan-potongan kecil dengan rolling pin kayu.

4. Tempatkan dalam kantong teh atau jaring, tambahkan 250 ml air mendidih. Biarkan selama lima menit, saring, beri pemanis secukupnya dan nikmati.

Teh rosella dapat dinikmati panas atau dingin dan rasanya mirip dengan cranberry. 

BACA JUGA : Kisah Kolektor Tanaman Hias Noldy Topan yang Untung Hingga Milyaran Rupiah

Oleh karena itu, banyak orang sering mempermanisnya dengan madu atau menambahkan perasan jeruk nipis untuk menyeimbangkan keasaman.

Untuk mendapatkan Manfaat teh ekstrak Bunga Rosella, dianjurkan untuk mengkonsumsi hingga 1,5-3 gram per hari dalam 1-2 cangkir teh.

(*)

Advertisements
Ikuti kami di Google News untuk update informasi dan artikel terbaru: Google News Daunlebar.com
Konten dibawah ini adalah iklan platform MIXADVERT. Daunlebar.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Daunlebar.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Bagikan:
Editor: Ajeng Monika Selis
Sumber:

REKOMENDASI